Minggu, 08 Juni 2014

Benda itu terlingkar dikepalanya

bukan arti yang sebenarnya.
Kodratnya,seorang hamba pasti membutuhkan malaikatnya.entah sebagai teman untuk hidup, berteduh karena lelah,sembunyi karena tak ingin yang lain tau jika ada sesuatu yang mengalir deras di pipi,sampai sebagai kuda yang siap menemani ketika ingin berlari.bukankah tidak mungkin jika seorang hamba membenci malaikatnya?tapi tidak dengan aku,aku membenci malaikatku.malaikat yang keluar dari jalurnya,malaikat yang tak lagi sejalan dengan kenyataan.aku butuh,tapi aku membenci.aku tak lagi takut terjun,memotong parasit,atau mengempeskan balon udaraku.aku tak lagi takut selang yang akhirnya akan menjadi bagian dari hidupku.tidak,aku tidak takut mati.Aku hanya tak ingin malaikatku terusik karena ku.tidak,aku tidak bermaksut mengusiknya,membuat wajahnya merah padam ataupun membuat bibir kecilnya berayun kedepan.aku berjanji akan meninggalkanmu jika tuhan sudah mencabut perasaan gila ini.tapi tunggu,aku lemah,aku cengeng,aku tak tahu kapan harus berhenti ketika berlari.aku membutuhkan malaikatku.
Sudah ya,galaunya segitu aja.sfr~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar